Surabaya, MEC.or.id – Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Mandiri Entrepreneur Center (MEC) melaksanakan silaturrahim ke Gulakong pada Kamis, 8 Januari 2026. Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan program pendidikan dan pembinaan yang dijalankan LK MEC sekaligus menjajaki peluang kerja sama awal dengan pelaku usaha lokal.
Kunjungan tersebut diwakili oleh Wakil Kepala Kesiswaan LK MEC, Ustadz Hamim, bersama Staf Humas LK MEC, Afiq Budianto. Rombongan LK MEC diterima langsung oleh Ibu Dian, Owner Gulakong. Pertemuan berlangsung membahas mengenai perjalanan usaha dan kemungkinan kolaborasi yang dapat dikembangkan oleh kedua belah pihak.
Dalam kesempatan tersebut, pihak LK MEC memaparkan gambaran umum mengenai profil lembaga, sistem pembelajaran, serta program pembinaan yang diterapkan kepada peserta didik. Penjelasan tersebut mencakup fokus pengembangan keterampilan, pembentukan karakter, serta upaya menyiapkan peserta didik agar memiliki kesiapan menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha secara bertahap dan realistis.
Ustadz Hamim menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk membangun komunikasi awal dan saling mengenal antara lembaga pendidikan dan pelaku usaha. Menurutnya, hubungan yang baik dengan dunia usaha menjadi salah satu unsur pendukung dalam menciptakan proses pembelajaran yang relevan dengan kondisi lapangan.“Kunjungan ini kami maknai sebagai langkah awal untuk membuka ruang dialog. Kami ingin mengenalkan LK MEC sekaligus mendengarkan pandangan dari pihak Gulakong terkait peluang kerja sama yang mungkin dapat dikembangkan bersama,” ujar Ustadz Hamim.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan pelaku usaha tidak selalu harus dimulai dari skema besar, melainkan dapat diawali dengan komunikasi yang intens dan pemahaman terhadap kebutuhan masing-masing pihak.Sementara itu, Afiq Budianto menjelaskan bahwa penjajakan kemitraan dengan Gulakong merupakan bagian dari upaya LK MEC dalam memperluas jejaring kerja sama. Menurutnya, interaksi langsung dengan pelaku usaha dapat memberikan tambahan wawasan bagi lembaga dalam menyesuaikan arah pembinaan peserta didik.“Melalui pertemuan seperti ini, LK MEC berupaya membuka peluang agar peserta didik ke depan dapat memperoleh pengalaman yang lebih kontekstual, sekaligus memahami dinamika dunia usaha secara langsung,” jelas Afiq.
Di sisi lain, Ibu Dian selaku pemilik Gulakong menyambut baik kunjungan dari LK MEC. Ia mengapresiasi inisiatif lembaga pendidikan yang aktif membangun komunikasi sejak tahap awal. Menurutnya, peluang kolaborasi dengan LK MEC masih terbuka untuk didiskusikan lebih lanjut, dengan menyesuaikan kebutuhan dan karakter usaha yang dijalankan.
“Gulakong terbuka untuk berdiskusi mengenai berbagai kemungkinan kerja sama. Harapannya, jika nanti terjalin kolaborasi, manfaatnya dapat dirasakan oleh kedua belah pihak,” ungkap Dian.
Melalui kunjungan ini, LK MEC berharap, langkah awal ini dapat menjadi bagian dari penguatan jejaring kemitraan yang mendukung pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan.