Jakarta, MEC.or.id – MEC Jakarta terus berupaya membangun pembiasaan ibadah yang berkelanjutan bagi para peserta melalui kegiatan shalat sunnah. Salah satu ikhtiar tersebut diwujudkan dalam Menambah Pembiasaan melalui Shalat Hajat dan Shalat Taubat yang mulai dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Aula MEC Jakarta.
Kegiatan ini diikuti oleh para peserta MEC Jakarta dan ustadz Ade selaku kepala asrama. Suasana aula yang tenang dan khusyuk menjadi ruang spiritual bagi peserta untuk sejenak menepi dari hiruk pikuk aktivitas, serta memusatkan hati dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat hajat sebagai bentuk ikhtiar dan doa atas cita-cita, harapan, serta kebutuhan hidup yang sedang dan akan dihadapi. Shalat ini menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa syukur sekaligus memperkuat keyakinan bahwa setiap langkah kehidupan senantiasa berada dalam kuasa Allah.
Melalui shalat hajat, peserta diajak untuk kembali mengingat tujuan hidup dan menata niat dalam menjalani proses kehidupan yang lebih baik dan lebih taat. Pembiasaan ini diharapkan mampu menciptakan suasana baru dalam diri, menghadirkan ketenangan batin, serta menambah kenikmatan dalam menjalankan ibadah sunnah.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat taubat sebagai bentuk muhasabah diri. Shalat ini menjadi pengingat atas kesalahan, kekeliruan, serta kedangkalan hati dan pikiran yang mungkin terjadi dalam perjalanan hidup, sekaligus sebagai ikhtiar untuk memohon ampunan atas dosa-dosa, baik yang disadari maupun yang luput disadari.
Melalui shalat taubat, peserta diarahkan untuk menunaikan hak diri kepada Sang Pencipta, dengan kembali membersihkan hati dan menormalisasi kehidupan yang sebelumnya mungkin jauh dari nilai pahala dan amal jariyah. Momentum ini menjadi bagian dari proses memperbaiki hubungan vertikal dengan Allah SWT.
Tujuan dari pembiasaan ini ialah meningkatkan rasa syukur, memperkuat iman, serta menjadikan ibadah sebagai sarana bercurah diri kepada Allah. Pembiasaan shalat sunnah diharapkan mampu mendorong peserta untuk lebih konsisten dalam meningkatkan kualitas ibadah dan kesadaran spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
MEC Jakarta memandang bahwa pembinaan spiritual merupakan fondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara keterampilan, tetapi juga memiliki integritas, kedewasaan sikap, dan kesadaran nilai dalam kehidupan bermasyarakat.