Jakarta, MEC.or.id – Jumat, 9 Januari 2025, MEC Jakarta menjalankan kegiatan relawan gerai zakat dan penggalangan dana kemanusiaan bekerja sama dengan Zisco Yatim Mandiri Jakarta Raya di sejumlah masjid di wilayah Jakarta Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik sosial yang menekankan nilai kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan.
Dalam pelaksanaannya, peserta didik terlibat langsung dalam menjaga gerai zakat serta menghimpun dana infak dan sedekah dari jamaah masjid. Selain itu, relawan juga memberikan edukasi singkat kepada masyarakat seputar zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) sebagai instrumen pemberdayaan sosial umat.
Kegiatan ini berlangsung beriringan dengan aktivitas ibadah Jumat, sehingga interaksi dengan masyarakat berjalan secara natural dan tertib. Para peserta dibekali pemahaman dasar mengenai etika komunikasi, amanah pengelolaan dana, serta sikap profesional dalam menjalankan tugas kerelawanan.
Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pengalaman langsung dalam dunia kerelawanan sosial, khususnya dalam proses penghimpunan dana kemanusiaan. Mereka juga dilatih untuk menyampaikan pesan infak dan sedekah secara persuasif namun tetap santun dan informatif.
Selain aspek teknis, kegiatan ini memberikan ruang bagi peserta untuk mengasah kepekaan sosial melalui pengamatan situasi dan kondisi lingkungan masjid serta interaksi dengan berbagai lapisan masyarakat. Hal ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter sosial peserta didik.
Tujuan utama dari pembelajaran ini adalah menumbuhkan karakter peduli, membangun kepercayaan diri, serta membentuk mindset dan mental kebaikan dalam diri peserta. Dengan terlibat langsung di lapangan, peserta diharapkan mampu memahami makna kontribusi sosial secara nyata.
Pihak lembaga memandang kegiatan penggalangan dana ini sebagai sarana pendidikan karakter yang efektif, khususnya dalam menanamkan nilai amanah, tanggung jawab, dan gotong royong. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara lembaga pendidikan dan lembaga sosial dalam membangun kepedulian bersama.
Ke depan, lembaga berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari proses pembinaan peserta didik agar tumbuh menjadi pribadi yang sigap, peduli, dan responsif dalam membantu sesama, serta memiliki kesadaran sosial yang kuat di tengah masyarakat.