Penguatan Literasi Al-Qur’an, MEC Surabaya Terapkan Presentasi Tajwid

Surabaya, MEC.or.id – Setiap sabtu malam, peserta didik Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Surabaya mengikuti kegiatan presentasi tajwid sebagai bagian dari pembelajaran Al-Qur’an yang rutin dilaksanakan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap kaidah tajwid sekaligus melatih kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri saat berbicara di depan umum.

Presentasi tajwid menjadi metode pembelajaran aktif yang diterapkan di lingkungan MEC Surabaya. Dalam kegiatan ini, peserta didik secara bergiliran menyampaikan materi tajwid yang telah dipelajari sebelumnya. Materi yang dipresentasikan meliputi hukum bacaan nun mati dan tanwin, mim mati, mad, makharijul huruf, serta sifat-sifat huruf hijaiyah.

Setiap peserta didik diberikan kesempatan untuk menjelaskan materi dengan gaya penyampaian masing-masing. Tidak hanya menyampaikan teori, mereka juga diminta memberikan contoh bacaan Al-Qur’an sesuai dengan hukum tajwid yang dipaparkan. Dengan demikian, peserta didik lain dapat langsung memahami penerapan tajwid dalam bacaan Al-Qur’an sehari-hari.

Kegiatan presentasi ini berlangsung interaktif. Setelah pemaparan materi, peserta didik lain diperkenankan untuk bertanya, memberikan tanggapan, atau menambahkan penjelasan. Suasana belajar pun terasa lebih hidup dan tidak monoton, sehingga peserta didik lebih mudah memahami materi tajwid secara mendalam.

Ayling, Salah satu peserta didik mengungkapkan bahwa kegiatan presentasi tajwid memberikan pengalaman belajar yang berbeda. “Awalnya saya grogi, tapi lama-lama jadi terbiasa. Dengan presentasi, saya jadi lebih serius belajar tajwid karena harus menjelaskan ke teman-teman,”ujarnya.

Kepala Program MEC Surabaya menyampaikan bahwa metode presentasi dipilih untuk mendorong peserta didik menjadi lebih aktif dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya. “Memahami tajwid tidak cukup hanya dengan mendengarkan, tetapi perlu dipraktikkan dan disampaikan kembali agar benar-benar melekat”, Jelas Ust Hevny.

Melalui kegiatan ini, MEC Surabaya berharap peserta didik tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar, tetapi juga sesuai dengan kaidah tajwid yang benar. Selain itu, kemampuan presentasi yang dilatih sejak dini diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam dunia pendidikan maupun dunia kerja di masa depan.

Kegiatan presentasi tajwid ini menjadi salah satu wujud komitmen MEC Surabaya dalam membentuk generasi yang berakhlak, berilmu, serta memiliki keseimbangan antara keterampilan vokasional dan pemahaman keislaman yang kuat.

Bagikan:

Tags

Related Post