Surabaya, MEC.or.id – Kreativitas dapat hadir dari ruang dan media yang sederhana. Hal inilah yang tergambar dalam kegiatan pembuatan mural yang dilakukan oleh salah satu peserta didik (pesdik) akhwat bernama Salma, yang menuangkan motif batik Mega Mendung ke sebuah dinding melalui karya seni mural. Kegiatan ini menjadi bentuk ekspresi seni sekaligus upaya melestarikan nilai budaya Nusantara.
Sejak awal pengerjaan, Salma tampak fokus dan penuh semangat. Dengan kuas dan cat warna-warni, ia mulai menggambar pola awan khas Mega Mendung yang dikenal sebagai salah satu motif batik ikonik dari Cirebon. Guratan demi guratan dibuat dengan penuh ketelitian, menciptakan alur awan yang lembut namun tegas, mencerminkan karakter motif yang sarat makna filosofi.
Motif Mega Mendung sendiri melambangkan keteduhan, kesabaran, dan keseimbangan emosi. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan tujuan kegiatan mural ini, yakni menghadirkan suasana yang lebih hidup, menenangkan, dan inspiratif di lingkungan tempat tinggal pesdik. Tak heran, proses pembuatan mural ini menarik perhatian pesdik akhwat lainnya yang sesekali berhenti untuk menyaksikan perkembangan gambar di dinding.
Menurut pendamping kegiatan, mural ini bukan sekadar hiasan visual. “Kami ingin memberi ruang bagi peserta didik untuk mengekspresikan bakatnya. Seni seperti ini juga menjadi media pembelajaran karakter, ketekunan, dan kecintaan terhadap budaya lokal,” ujarnya.
Salma mengaku senang mendapat kesempatan untuk menggambar mural dengan motif batik. Ia menyebut kegiatan ini sebagai pengalaman berharga yang menantang sekaligus menyenangkan. “Biasanya batik ada di kain, tapi kali ini saya menuangkannya di dinding. Rasanya berbeda dan lebih bebas mengekspresikan warna,” tuturnya.
Proses pengerjaan mural berlangsung dengan tertib dan penuh kesabaran. Meski membutuhkan waktu dan ketelitian, Salma tetap menikmati setiap tahapannya. Warna biru yang mendominasi motif Mega Mendung perlahan berpadu dengan warna pendukung lainnya, menciptakan kesan sejuk dan artistik.
Hasil mural ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pesdik lainnya untuk berani berkarya dan mengembangkan potensi diri. Lebih dari itu, mural batik Mega Mendung ini menjadi pengingat bahwa budaya Indonesia dapat terus hidup dan berkembang melalui tangan generasi muda.
Melalui kegiatan pembuatan mural ini, seni tidak hanya hadir sebagai hiasan, tetapi juga sebagai media edukasi dan pelestarian budaya. Sebuah karya sederhana di dinding, namun menyimpan makna mendalam tentang kreativitas, identitas, dan kebanggaan terhadap warisan Nusantara.