Surabaya, MEC.or.id — Mandiri Entrepreneur Center (MEC) melakukan kunjungan silaturahim ke Dinas Sosial Kota Surabaya pada Jumat (27/2) sebagai langkah strategis memperluas akses pendidikan bagi yatim dan dhuafa. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi sekaligus memperkenalkan program pendidikan vokasi dan beasiswa MEC kepada jejaring panti asuhan serta Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Surabaya.
Silaturahim dan Penguatan Sinergi Pendidikan
Tim MEC diterima oleh Ibu Eli bersama jajaran yang membidangi pembinaan panti asuhan dan LKSA. Diskusi berlangsung dialogis dengan fokus pada kebutuhan pendidikan lanjutan bagi anak-anak binaan setelah menyelesaikan pendidikan tingkat menengah.
Koordinasi ini dinilai penting untuk memastikan anak-anak memiliki akses informasi yang jelas terkait pilihan pendidikan nonformal berbasis keterampilan.
Pengenalan Program Pendidikan Vokasi dan Beasiswa MEC
Dalam pemaparannya, tim MEC menjelaskan sistem pendidikan satu tahun berbasis vokasi yang terintegrasi. Program tersebut mencakup pelatihan kompetensi sesuai bidang studi, pembinaan karakter, serta pendampingan kesiapan kerja dan kewirausahaan.
Selain itu, MEC juga menyampaikan skema beasiswa yang diperuntukkan khusus bagi yatim dan dhuafa, sebagai bentuk komitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Perluasan Akses Informasi bagi Anak Binaan LKSA
Perwakilan MEC menyampaikan bahwa salah satu tantangan yang dihadapi adalah terbatasnya akses informasi pendidikan keterampilan bagi anak-anak panti. Karena itu, sinergi dengan Dinas Sosial menjadi langkah strategis agar informasi pendaftaran dan beasiswa dapat tersampaikan secara tepat sasaran kepada pengelola panti dan LKSA.
Komitmen Bersama Tingkatkan Kualitas SDM Yatim dan Dhuafa
Pihak Dinas Sosial menyambut baik inisiatif kolaborasi ini. Kerja sama antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah dinilai penting dalam mendukung peningkatan kapasitas anak-anak binaan.
Melalui silaturahim ini, MEC berharap terbangun komunikasi yang berkelanjutan dengan Dinas Sosial Surabaya dalam memperluas akses pendidikan keterampilan. Sinergi ini menjadi langkah awal memperkuat jejaring kemitraan sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di kalangan yatim dan dhuafa di Kota Surabaya.