Penguatan Keterampilan Kuliner: Prodi Bisnis Kuliner MEC Praktek Membuat Roti

 

Surabaya, MEC.or.id — Program Studi Bisnis Kuliner Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Surabaya melaksanakan kegiatan praktik pembuatan roti sebagai bagian dari upaya pemberdayaan peserta didik melalui penguatan keterampilan dasar baking. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung mengenai proses pembuatan roti, sekaligus menumbuhkan kedisiplinan, ketelitian, dan kemampuan teknis yang diperlukan dalam industri kuliner.

Sejak pagi, peserta didik telah diperkenalkan dengan berbagai bahan utama seperti tepung, ragi, susu, dan margarin. Instruktur memberikan penjelasan mengenai fungsi masing-masing bahan serta proses fermentasi yang menjadi kunci keberhasilan roti yang mengembang dengan baik. Pemahaman ini diharapkan dapat membantu siswa membangun dasar pengetahuan yang kuat sebelum terjun ke dunia usaha atau industri.

 

Dalam sesi praktik, setiap peserta diberi kesempatan untuk mengolah adonan secara mandiri, mulai dari tahap penakaran bahan, pengulenan, proofing, hingga proses pemanggangan. Pendekatan ini tidak hanya melatih keterampilan motorik dan konsistensi bekerja, tetapi juga mendorong rasa tanggung jawab terhadap hasil yang mereka ciptakan. Suasana dapur tampak produktif ketika para siswa mengamati perkembangan adonan masing-masing dan melakukan penyesuaian berdasarkan arahan instruktur.

Instruktur Prodi Bisnis Kuliner menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi dasar peserta didik, sekaligus menanamkan pemahaman tentang bagaimana proses kerja yang sistematis dapat menghasilkan produk yang layak jual. Aspek-aspek seperti suhu, waktu fermentasi, kualitas bahan, dan ketepatan teknik dihadirkan sebagai bagian penting dalam pembelajaran.

 

Setelah proses pemanggangan selesai, peserta didik melakukan sesi evaluasi bersama. Roti yang dihasilkan memiliki variasi bentuk dan karakter, mencerminkan kreativitas serta usaha masing-masing siswa dalam menerapkan teknik yang telah dipelajari. Evaluasi ini menjadi ruang refleksi untuk mengidentifikasi kekuatan dan hal-hal yang masih perlu ditingkatkan.

Dari sudut pandang pemberdayaan, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat bagaimana keterampilan dasar baking dapat menjadi modal awal dalam mengembangkan usaha mikro berbasis produk roti. Selain itu, proses praktik yang terstruktur membantu peserta membangun kepercayaan diri dan kesiapan menghadapi tantangan di dunia kerja maupun dunia wirausaha.

 

MEC Surabaya terus mendorong berbagai bentuk pembelajaran berbasis praktik sebagai bagian dari komitmennya memberdayakan peserta didik secara nyata. Dengan memberikan pengalaman langsung dan pembekalan yang relevan dengan kebutuhan pasar, lembaga berharap para siswa mampu mengembangkan keterampilan ini menjadi peluang ekonomi yang berkelanjutan.

 

Bagikan:

Tags

Related Post