Pendidikan Karakter dan Komunikasi: MEC Surabaya Selenggarakan Workshop Public Speaking Berbasis Dongeng

MEC NEWS
MEC NEWS

 

Surabaya, MEC.or.id – Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Surabaya menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Mengenal Dunia Dongeng sebagai Media Public Speaking” di Aula Kampus pada Jumat, 31 Oktober 2025. Program ini menghadirkan narasumber Rosy Sudarno, pendongeng dan motivator sekaligus Manager Yatim Mandiri yang aktif mengembangkan metode komunikasi kreatif bagi generasi muda.

Kegiatan ini bertujuan mengenalkan seni berdongeng sebagai salah satu pendekatan pembelajaran public speaking yang efektif. Menurut penyelenggara, dongeng tidak hanya identik dengan dunia anak-anak, tetapi juga dapat berfungsi sebagai sarana pelatihan berbicara di depan umum yang lebih ekspresif, komunikatif, dan terstruktur.

Dalam pemaparannya, Rosy Sudarno menjelaskan bahwa berdongeng mencakup seluruh unsur keterampilan berbicara – bahasa, intonasi, ekspresi, gestur, hingga kemampuan membangun kedekatan dengan audiens. “Berdongeng adalah latihan berbicara yang lengkap. Ketika terbiasa bercerita, seseorang belajar mengatur alur bicara, mengelola ekspresi, dan membangun koneksi dengan pendengar,” ujarnya.

Selama kegiatan, peserta didik diberikan penjelasan mengenai teknik dasar public speaking melalui pendekatan cerita, serta melihat contoh langsung saat narasumber membawakan beberapa fragmen dongeng populer. Melalui demonstrasi tersebut, peserta dapat mengamati variasi nada suara, perubahan karakter, serta teknik membangun atmosfer dialog yang menarik perhatian audiens.

Tidak hanya sesi pemaparan, kegiatan ini juga disertai latihan praktik singkat. Peserta diminta berlatih menyampaikan potongan cerita sederhana untuk melatih keberanian, spontanitas, dan improvisasi. Pendekatan ini dirancang untuk membangun rasa percaya diri sekaligus mengurangi kecemasan dalam berbicara di depan umum.

Peserta terlihat aktif dan antusias mengikuti rangkaian latihan. Banyak di antara mereka yang mengaku awalnya merasa gugup, namun dukungan dari fasilitator dan suasana belajar yang kondusif membantu mereka tampil lebih percaya diri.

Program ini diharapkan menjadi awal rangkaian pelatihan komunikasi kreatif di MEC, sekaligus mendorong peserta untuk terus mengembangkan kemampuan berbicara yang baik, empatik, dan penuh nilai positif.

Bagikan:

Tags

Related Post