Surabaya, MEC.or.id – Pembelajaran Accurate di Program Studi Akuntansi MEC Surabaya pada pekan ini dihadirkan dengan pendekatan yang berbeda. Jika sebelumnya fokus pada penguasaan teknis aplikasi, kali ini instruktur mengarahkan peserta didik untuk memahami bagaimana sebuah transaksi bisnis berjalan dari awal hingga menghasilkan laporan keuangan. Accurate digunakan bukan hanya sebagai alat pencatatan, tetapi sebagai media untuk membaca alur bisnis secara utuh.
Di awal sesi, peserta didik diminta membayangkan skenario operasional sederhana: perusahaan membeli barang, menyimpannya, lalu menjualnya kembali. Dari skenario tersebut, peserta kemudian mempraktikkan bagaimana setiap tahapan bisnis terefleksi dalam fitur Accurate. Pendekatan ini membuat mereka tidak hanya belajar “klik dan input”, tetapi memahami keterkaitan antara transaksi, jurnal, dan hasil akhirnya.
Pak Budi, selaku Instruktur, menjelaskan bahwa kemampuan membaca alur bisnis menjadi tuntutan penting dunia kerja. “Software hanyalah alat. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana peserta didik memahami proses bisnisnya. Dengan begitu, ketika mereka masuk perusahaan, mereka tidak hanya bisa mengoperasikan Accurate, tetapi juga memahami mengapa setiap langkah itu dilakukan,” jelas instruktur.
Suasana kelas berjalan interaktif. Peserta saling berdiskusi ketika menemukan hubungan antara transaksi yang mereka input dengan perubahan saldo pada laporan. Beberapa peserta mulai menyadari bahwa satu transaksi kecil, seperti retur penjualan atau diskon pembelian, dapat berdampak pada laporan laba rugi secara langsung.
Salah satu peserta didik mengungkapkan hal baru yang ia temukan. “Ternyata belajar Accurate bukan soal hafal menu. Lewat latihan ini saya jadi paham alur bisnis perusahaan itu seperti apa,” ujarnya.
Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya MEC Surabaya menguatkan pemahaman fundamental akuntansi sekaligus menyiapkan peserta didik untuk lingkungan kerja nyata, di mana software akuntansi hanya menjadi bagian dari sistem yang lebih besar. Dengan memahami alur bisnis dan implikasinya pada laporan keuangan, peserta didik diharapkan mampu bekerja lebih adaptif di berbagai jenis perusahaan, bukan hanya pada level teknis software.