Jakarta, MEC.or.id – Ruang kelas MEC Jakarta pada sabtu sore, 20 September 2025, terasa berbeda. Alih-alih suasana belajar formal, peserta didik disuguhkan pemaparan penuh inspirasi dari seorang praktisi bisnis digital, Saiful Anwar, CEO PT. Tricore Mandiri Indonesia sekaligus pendiri Prakarya Mandiri Indonesia.
Kegiatan yang berisi Pemaparan Project dan Sharing Bisnis Digital ini menghadirkan perspektif baru tentang peluang karier di bidang penulisan artikel bisnis profesional.
Dalam sesi yang berlangsung interaktif, Saiful Anwar memaparkan kebutuhan nyata dunia usaha akan konten berkualitas. Menurutnya, artikel bisnis bukan sekadar tulisan informatif, melainkan medium strategis untuk membangun citra perusahaan, meningkatkan brand awareness, hingga mendongkrak penjualan. Pesan tersebut membuka cakrawala berpikir peserta didik mengenai nilai dan tantangan industri digital saat ini.
Kegiatan ini juga tidak berhenti pada teori. Para peserta didik langsung diajak untuk berpartisipasi dalam freelance pembuatan artikel bisnis, sebuah kesempatan nyata untuk mengasah kemampuan sekaligus menapaki pengalaman kerja profesional. Artikel yang dihasilkan nantinya akan dipublikasikan di website bisnis milik Saiful Anwar, sehingga peserta dapat merasakan dampak nyata kontribusi mereka.
Lebih dari sekadar keterampilan menulis, kegiatan ini juga melatih peserta untuk bekerja dengan target. Saiful menekankan pentingnya kedisiplinan, konsistensi, dan kualitas dalam setiap tulisan. “Artikel profesional bukan hanya bagus dibaca, tetapi juga harus tepat sasaran, sesuai kebutuhan pasar, dan mampu memberikan nilai tambah,” ungkapnya.
Pencapaian utama dari kegiatan ini adalah peserta didik MEC Jakarta mampu menghasilkan artikel yang memenuhi standar profesional sesuai target. Hal ini membuktikan bahwa dengan bimbingan yang tepat, potensi mereka dapat berkembang dan menjawab kebutuhan dunia bisnis digital yang kian kompetitif.
MEC Jakarta sendiri melihat kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk membentuk iklim pembiasaan kerja yang sehat. Dengan membiasakan peserta untuk menghadapi tantangan, mengejar target, dan menjaga kualitas, lembaga berharap lahir generasi baru yang siap berkontribusi di sektor bisnis digital.
Saiful Anwar juga mengapresiasi semangat peserta. “Kesempatan ini bukan sekadar tugas sekolah, melainkan pijakan awal untuk membangun portofolio dan karier. Dunia digital terus berkembang, dan kemampuan menulis artikel bisnis profesional akan selalu dibutuhkan,” ujarnya.
Dengan estimasi 50 artikel per peserta yang akan dipublikasikan, diharapkan menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran di bangku kelas dapat melahirkan karya nyata yang bermanfaat. Harapannya, pengalaman ini menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kualitas diri, memanfaatkan peluang, serta memberikan kontribusi terbaik bagi dunia usaha dan masyarakat luas.