Surabaya – MEC Surabaya terus berkomitmen meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an peserta didiknya melalui program Bimbingan Tilawatil Qur’an (BTQ). Program ini wajib diikuti seluruh peserta didik MEC setiap hari Senin hingga Jumat pada pukul 07.15 hingga 08.00 WIB.
Dalam pelaksanaannya, BTQ menggunakan metode Tilawati, yakni pembelajaran Al-Qur’an yang dilakukan secara bertahap berdasarkan kemampuan masing-masing peserta. Para peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil dengan lima tingkatan level pembelajaran.
- Level 1: Mengenal huruf hijaiyah.
- Level 2: Pengenalan harkat (fathah, kasrah, dhommah) dan mad asli.
- Level 3: Pembelajaran tanwin (fathatain, kasrotain, dhommatain).
- Level 4: Materi mad wajib dan bacaan panjang lainnya.
- Level 5: Pembelajaran hukum nun sukun/tanwin dan mim sukun (bacaan ghunnah dan bila ghunnah).
Sebagai bentuk evaluasi, peserta didik akan menjalani munaqosah atau ujian kenaikan level. Ujian ini bertujuan untuk memastikan kelancaran membaca, sebelum peserta didik dinyatakan siap menggunakan mushaf Al-Qur’an secara penuh.
Melalui program ini, MEC Surabaya berharap seluruh peserta didik mampu membaca Al-Qur’an dengan tartil serta menumbuhkan kecintaan yang lebih mendalam terhadap kitab suci.
“MEC berkomitmen mencetak generasi yang bertaqwa, bernyali, dan kreatif. Program BTQ ini menjadi salah satu ikhtiar kami dalam menanamkan nilai-nilai Qur’ani sejak dini,” demikian pernyataan pihak MEC Surabaya.