Pembinaan Spiritual Berkelanjutan: MEC Surabaya Jalankan Program Tilawah Tiga Juz Pekanan

Surabaya, MEC.or.id – Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Surabaya secara konsisten melaksanakan program pembinaan spiritual melalui kegiatan membaca Al-Qur’an sebanyak tiga juz yang diikuti oleh peserta didik akhwat setiap hari Kamis. Program ini menjadi bagian dari agenda pembinaan pekanan yang dirancang untuk memperkuat fondasi spiritual peserta didik secara berkelanjutan.

Kegiatan tilawah dilaksanakan di sela rangkaian aktivitas pembelajaran dan pelatihan. Sejak pagi, peserta didik mempersiapkan diri dengan tertib dan mengikuti kegiatan membaca Al-Qur’an secara mandiri maupun bergiliran. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam suasana tenang dan teratur, mencerminkan kedisiplinan serta kesadaran peserta didik terhadap pentingnya penguatan aspek spiritual dalam proses pendidikan.

Program tilawah tiga juz tidak hanya ditujukan untuk memenuhi target bacaan, tetapi lebih diarahkan sebagai sarana pemberdayaan diri. Peserta didik dilatih membangun kebiasaan positif, mengelola waktu secara efektif, serta menjaga konsistensi dalam menjalankan amalan ibadah. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi MEC dalam menanamkan nilai tanggung jawab dan kemandirian sejak dini.

Melalui pembiasaan membaca Al-Qur’an secara rutin, peserta didik akhwat didorong untuk menyeimbangkan antara pengembangan keterampilan, tanggung jawab akademik, dan pembinaan spiritual. Pola ini sejalan dengan model pemberdayaan yang diterapkan MEC, di mana peserta didik dibekali kemampuan untuk mengelola diri secara utuh, baik dari sisi intelektual, mental, maupun spiritual.

Selain berdampak pada penguatan individu, kegiatan ini juga berkontribusi pada terbentuknya iklim kebersamaan yang positif. Interaksi antarpeserta didik dalam kegiatan tilawah menumbuhkan saling dukung dan kepedulian, sehingga proses pembinaan berjalan secara kolektif dan berkesinambungan.

Melalui program tilawah pekanan ini, MEC Surabaya terus berupaya melakukan pemberdayaan peserta melalui pendekatan holistik. Pembinaan tidak hanya difokuskan pada kesiapan kerja dan kemandirian ekonomi, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai spiritual sebagai landasan pembentukan karakter peserta didik.

Diharapkan, kebiasaan membaca Al-Qur’an ini dapat menjadi bekal berkelanjutan bagi peserta didik dalam menjalani kehidupan bermasyarakat dan menghadapi tantangan masa depan secara matang dan berimbang.

 

Bagikan:

Tags

Related Post