MEC Lahirkan Wirausaha Muda: Launching Brand “Risol Time

Surabaya, MEC.or.id – Proses pemberdayaan ekonomi melalui pembinaan kewirausahaan yang dijalankan oleh LKP Mandiri Entrepreneur Center (MEC) kembali menunjukkan hasil konkret. Salah satu brand usaha kuliner yang lahir adalah “Risol Time”. Brand ini dirintis oleh Soleha, peserta didik asal Sampang, Madura, setelah menuntaskan rangkaian pelatihan dan pendampingan kewirausahaan di LKP MEC.

Risol Time bergerak di sektor kuliner dengan produk utama aneka risol berbagai varian rasa. Usaha ini mulai beroperasi dan dipasarkan kepada masyarakat umum dengan mengambil lokasi di Perempatan Bulak Rukem, Surabaya. Lokasi tersebut dipilih sebagai bagian dari strategi pemasaran awal karena memiliki tingkat mobilitas masyarakat yang cukup tinggi, sehingga dinilai mampu mendukung peningkatan visibilitas produk dan memperluas jangkauan konsumen.

Lahirnya usaha ini tidak terlepas dari proses pembinaan yang dijalani peserta selama mengikuti program di LKP MEC. Peserta dibekali keterampilan teknis pengolahan makanan yang higienis, teknik penyajian dan pengemasan produk, perhitungan biaya produksi, hingga pengenalan dasar pemasaran dan pelayanan konsumen. Seluruh materi disusun untuk mendorong kesiapan peserta dalam membangun dan mengelola usaha secara mandiri.

Keberhasilan Soleha dalam memulai dan menjalankan Risol Time mencerminkan dampak nyata dari program pemberdayaan UMKM yang dijalankan LKP MEC. Program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir peserta agar mampu melihat peluang usaha sebagai jalan menuju kemandirian ekonomi. Dengan memanfaatkan keterampilan yang dimiliki, peserta didorong untuk berani memulai usaha dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar.

Melalui lahirnya UMKM binaan ini, LKP Mandiri Entrepreneur Center berharap dapat memperkuat kontribusi terhadap pengembangan ekonomi lokal, khususnya di sektor kuliner. LKP MEC juga berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan lanjutan, baik dalam aspek manajemen usaha maupun pengembangan pasar, agar unit usaha binaan dapat tumbuh secara profesional, berkelanjutan, dan memiliki daya saing. Keberhasilan Risol Time diharapkan menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk mengambil peran aktif dalam membangun kemandirian ekonomi melalui kewirausahaan.

Bagikan:

Tags

Related Post