Surabaya, MEC.or.id – Kegiatan munaqosyah Al-Qur’an kembali menjadi fokus utama dalam program pendidikan keagamaan di berbagai lembaga, termasuk dalam pelaksanaan Munaqosyah Tilawati Remaja yang diselenggarakan baru-baru ini. Kegiatan tersebut diikuti oleh lima peserta didik yang telah menyelesaikan tahap pembelajaran tilawati dasar dan siap mengikuti proses evaluasi kenaikan level.
Munaqosyah merupakan bentuk ujian resmi yang bertujuan menilai kemampuan santri, khususnya dalam membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, makharijul huruf, serta kelancaran bacaan. Pada kegiatan kali ini, proses penilaian dipimpin oleh seorang munaqish berpengalaman, yakni Ust. Hamim, yang selama ini dikenal sebagai munaqisy lembaga.
Pelaksanaan Munaqosyah berjalan dengan tertib dan penuh antusiasme. Lima peserta didik yang mengikuti ujian tampil dengan kemampuan terbaik mereka setelah menjalani pembelajaran intensif bersama instruktur. Setiap peserta diuji secara individual melalui beberapa aspek penilaian, mulai dari ketepatan bacaan, panjang-pendek harakat, kefasihan, hingga penguasaan irama khas metode tilawati.
Sebagai munaqisy, Ust. Hamim memberikan penilaian objektif serta umpan balik konstruktif untuk membantu peningkatan kualitas bacaan para peserta. Beliau juga menyampaikan pentingnya menjaga konsistensi dalam latihan membaca Al-Qur’an agar kemampuan yang telah dicapai dapat terus berkembang. Menurutnya, keberhasilan dalam munaqosyah bukan hanya tentang kelulusan, tetapi juga tentang membangun kedisiplinan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia remaja.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengukur kemampuan peserta, tetapi juga menjadi momentum untuk memotivasi mereka agar lebih semangat dalam mempelajari ilmu Al-Qur’an. Dengan adanya munaqosyah, lembaga pendidikan berharap dapat mencetak generasi muda yang memiliki kemampuan tilawah yang baik serta akhlak yang mulia.
Dari sisi penyelenggaraan, kegiatan berlangsung dalam suasana kondusif dan profesional. Setiap peserta mendapat kesempatan yang sama untuk menunjukkan hasil belajarnya. Para pengajar juga terlibat aktif dalam mendampingi peserta sebelum memasuki ruang ujian, memastikan mereka siap secara mental dan teknis.
Munaqosyah Tilawati Level ini diharapkan menjadi langkah awal bagi peserta untuk melanjutkan ke level berikutnya. Dengan kualitas pembinaan yang terus ditingkatkan, lembaga pendidikan menargetkan terciptanya santri-santri yang mampu membaca Al-Qur’an dengan benar, indah, dan sesuai standar metode tilawati.
Secara keseluruhan, pelaksanaan munaqosyah kali ini menjadi bukti bahwa pembinaan Al-Qur’an bagi remaja terus mendapatkan perhatian serius. Lewat peran penguji dan semangat belajar dari para peserta didik, diharapkan kegiatan serupa dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan keagamaan.