Surabaya, MEC.or.id – Selasa, 09 Desember 2025 Program Studi Bisnis Digital Surabaya kembali menghadirkan pembelajaran berbasis industri dengan mengangkat materi bertema Influencer sebagai bagian dari penguatan kompetensi pemasaran digital bagi peserta didik. Kegiatan yang berlangsung di ruang pembelajaran Prodi Bisnis Digital ini diikuti oleh 19 peserta dan dipandu oleh studi program Dosen serta mentor pendamping yang telah berpengalaman dalam bidang digital marketing dan manajemen konten.
Di era ekonomi digital, kemampuan membangun identitas dan kredibilitas di media sosial telah menjadi keterampilan penting bagi pelaku calon industri kreatif maupun pemasaran profesional. Menjawab kebutuhan tersebut, sesi pembelajaran kali ini memberikan pemahaman mendalam mengenai strategi pemanfaatan platform Influencer untuk personal branding, peluang kerja sama bisnis, hingga perencanaan karier di sektor digital.
Para peserta didik tidak hanya mempelajari konsep dasar, tetapi juga mendapatkan penjelasan mengenai pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam analisis tren, penyusunan konten, serta pengukuran kinerja digital. Penggunaan Platform Influencer AI menjadi salah satu materi yang menarik perhatian peserta karena memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana teknologi dapat mempercepat proses produksi dan pengambilan keputusan berbasis data.
Pembelajaran ini mengedepankan pendekatan praktik. Setiap peserta diberi kesempatan untuk membuat konten, melakukan simulasi interaksi dengan audiens, serta menganalisis hasil konten menggunakan perangkat AI. Melalui pendampingan intensif dari mentor digital marketing, peserta didik dibimbing agar memahami alur kerja seorang influencer profesional—mulai dari perencanaan, produksi, hingga evaluasi konten.
Menurut Dosen pendamping, kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga melatih peserta dalam berpikir strategis dan adaptif terhadap perubahan teknologi. “Kami ingin peserta dapat melihat peluang di balik perkembangan industri digital. Influencer bukan sekadar tren, tetapi bagian dari ekosistem pemasaran modern yang membutuhkan kemampuan analitis, kreativitas, dan konsistensi,” ujarnya.
Dengan bekal pembelajaran yang relevan dan berbasis praktik, Prodi Bisnis Digital Surabaya berharap peserta didik semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja digital, sekaligus mampu merintis karir sebagai pencipta konten, spesialis media sosial, atau profesional pemasaran digital. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam menghasilkan generasi yang kreatif, kompeten, dan mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi yang dinamis.