Kewajiban Istri Dalam Islam dan Hak-Haknya

kewajiban istri dalam islam

Menikah dan berumah tangga bukanlah perkara mudah. Namun, jika hak dan kewajiban suami istri selalu terpenuhi, inshaallah pernikahan keduanya akan langgeng. Oleh karena itu, tiap muslimah yang telah menikah harus tahu apa hak dan kewajiban istri dalam Islam.

Sementara itu, para suami juga harus mengetahui apa dan kewajiban mereka. Dengan demikian, baik istri maupun suami akan senantiasa bersyukur atas apa yang mereka peroleh dari pasangannya dan sadar akan kewajiban masing-masing.

Apakah Kewajiban Istri Dalam Islam?

kewajiban istri dalam islam

Sebagai istri, seorang muslimah terikat dengan berbagai kewajiban terhadap suami dan keluarganya. Istri-istri solehah yang mampu melakukan kewajiban tersebut tentu merupakan idaman banyak suami. Berikut ini kewajiban istri dalam agama Islam.

1. Taat Kepada Suami

Seorang istri harus taat kepada suaminya. Hal ini karena suami merupakan pemimpin keluarga. Oleh karena itu, sudah sewajarnya bagi istri untuk taat dan patuh padanya.

Namun, perlu diingat bahwa ketaatan ini hendaknya hanya dilakukan dalam kebaikan. Maka, apabila suami memerintahkan istri untuk berbuat dosa atau maksiat, istri harus menolaknya.

Baca Juga :

Ayat yang mengatur kewajiban tersebut adalah QS An Nisa, ayat 34. Penggalan bunyi dan arti ayat tersebut adalah sebagai berikut.

اَلرِّجَالُ قَوَّامُوْنَ عَلَى النِّسَاۤءِ بِمَا فَضَّلَ اللّٰهُ بَعْضَهُمْ عَلٰى بَعْضٍ وَّبِمَآ اَنْفَقُوْا مِنْ اَمْوَالِهِمْ ۗ فَالصّٰلِحٰتُ قٰنِتٰتٌ حٰفِظٰتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللّٰهُ ۗوَالّٰتِيْ تَخَافُوْنَ نُشُوْزَهُنَّ فَعِظُوْهُنَّ وَاهْجُرُوْهُنَّ فِى الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوْهُنَّ ۚ فَاِنْ اَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوْا عَلَيْهِنَّ سَبِيْلًا ۗاِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيْرًا

Artinya: … sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian, jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Menurut sebuah hadis, ketaatan seorang istri kepada suaminya sama seperti jihadnya laki-laki di jalan Allah. Oleh karena itu, seorang istri harus menghindari sifat durhaka dan tidak tahu terimakasih terhadap suami.

2. Mengikuti Tempat Tinggal Suami

Kewajiban lainnya yang diatur oleh Alquran adalah mengikuti tempat tinggal suami. Kewajiban istri dalam Alquran tersebut tercantum pada penggalan QS Ath Thalaq ayat 6 di bawah ini.

اَسْكِنُوْهُنَّ مِنْ حَیْثُ سَكَنْتُمْ مِّنْ وُّجْدِكُمْ…

Artinya: “Tempatkanlah mereka (para istri) di mana kamu (suami) bertempat tinggal menurut kemampuan kamu,..”

Masalah tempat tinggal sering menjadi akar konflik bagi suami istri. Terkadang istri ingin tinggal di suatu daerah karena alasan pekerjaan atau lainnya. Namun, di sisi lain, suami ingin tinggal di rumah orangtuanya atau harus pindah tugas.

Jika tidak dibicarakan dengan baik, masalah ini dapat memicu konflik pernikahan yang lebih fatal, misalnya perselingkuhan. Oleh karena itu, agama Islam memerintahkan para wanita untuk mengikuti kemana suami mereka tinggal.

3. Menjaga Diri Saat Suami Tidak di Rumah

Seorang istri memiliki kewajiban untuk menjaga diri ketika suami tidak ada di rumah. Salah satu bentuk penjagaan diri ini adalah tidak menerima tamu laki-laki yang bukan muhrim. Hal ini perlu dihindari karena dapat menimbulkan fitnah.

Selain itu, para istri tidak boleh memasukkan tamu yang dibenci oleh suami. Seorang wanita muslim sebaiknya juga mengenakan pakaian tertutup dan tidak mengundang syahwat ketika bepergian tanpa suami. Sehingga, mereka akan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

4. Menggauli Suami dengan Baik, Sesuai Dengan Kodratnya

Salah satu kewajiban istri dalam Islam adalah menggauli suami mereka dengan baik, sesuai dengan kodratnya. Sebagian besar ulama berpendapat bahwa akad nikah hanya mewajibkan istri untuk melayani kebutuhan biologis suami.

Oleh karena itu, mereka sebaiknya tidak menolak permintaan suami untuk berhubungan. Bahkan, sebuah hadis mengatakan bahwa seorang istri yang menolak memenuhi kebutuhan biologis suaminya pada malam hari akan dilaknat oleh malaikat hingga pagi hari.

5. Merawat Suami dengan Penuh Kasih Sayang

Agama memerintahkan suami istri untuk saling berbuat baik terhadap satu sama lain. Salah satu satu perbuatan baik yang bisa dilakukan oleh seorang istri terhadap suaminya adalah merawat suami dengan penuh kasih sayang.

Ketika suami sakit, kelembutan perawatan istri dan kasih sayangnya sangat bermanfaat untuk kesembuhannya. Pengorbanan yang dilakukan secara ikhlas ini juga bernilai kebaikan atau pahala untuk si istri.

6. Menghias Diri untuk Menyenangkan Suami

Seorang istri solehah hanya akan menghias diri untuk menyenangkan suaminya. Sebaliknya, saat bepergian, ia tidak akan menggunakan pakaian, riasan, maupun wangi-wangian yang mencolok.

Ia hanya akan mengenakan pakaian yang bagus, wangi-wangian, dan riasan ketika berada di rumah bersama suaminya. Sayangnya, di era modern ini, banyak muslimah yang tidak melakukan kewajiban ini dengan baik.

Mereka biasanya berdandan cantik saat keluar rumah. Namun, ketika berada di rumah, mereka hanya memakai pakaian sederhana, bahkan gaun rumah yang sudah lusuh.

Hak Istri Dalam Islam

Dalam agama Islam, seorang istri berhak atas berbagai jenis hak dari suaminya. Berikut ini, hak yang didapat seorang muslimah dari suaminya.

1. Mahar

hak mutlak yang diperoleh oleh wanita ketika menikah. Mahar merupakan harta benda yang diberikan oleh seorang laki-laki dengan kerelaan kepada wanita yang hendak dinikahinya.

Pemberian mahar ini diperintahkan langsung oleh Allah melalui QS An Nisa ayat 4. Ayat tersebut berbunyi sebagai berikut.

وَ اٰتُوا النِّسَآءَ صَدُقٰتِهِنَّ نِحْلَةًؕ-فَاِنْ طِبْنَ لَكُمْ عَنْ شَیْءٍ مِّنْهُ نَفْسًا فَكُلُوْهُ هَنِیْٓــٴًـا مَّرِیْٓــٴًـا

Artinya: “Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari maskawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya.”

Setelah menerima mahar, harta benda ini menjadi hak milik istri pribadi. Seorang suami tidak boleh menggunakannya kecuali jika istri memberikannya kepada suami tanpa paksaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Suami yang diam-diam menggunakan harta benda ini akan mendapat dosa.

2. Nafkah Batin

Hal lain yang berhak diterima oleh seorang wanita dari suaminya adalah nafkah batin. Nafkah ini dapat berupa banyak hal. Berikut ini beberapa contohnya.

Baca Juga :

  • Kebutuhan Biologis: Seorang istri berhak memperoleh pemenuhan kebutuhan biologis dari suami. Di sisi lain, kewajiban istri dalam Islam juga mengharuskan mereka memenuhi kebutuhan biologis suami. Sehingga, keduanya harus bisa saling memenuhi kebutuhan.
  • Diperlakukan dengan Baik: Seorang istri berhak diperlakukan dengan baik oleh suaminya. Contoh perlakuan baik ini adalah dinasihati dengan lemah lembut dan tidak disakiti dengan perkataan maupun kekerasan fisik
  • Rekreasi: Nafkah batin lain yang berhak diterima oleh istri adalah rekreasi. Mendidik anak dan menjadi ibu rumah tangga terkadang dapat membuat seorang wanita stress. Oleh karena itu, ia butuh hiburan dan rekreasi untuk menghilangkan kepenatan.

PPDB

3. Nafkah Lahir

Selain nafkah batin, seorang istri juga berhak atas nafkah lahir. Nafkah ini juga memiliki bentuk yang bermacam-macam, contohnya makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Dalam memberikan nafkah ini, agama Islam tidak memberatkan seorang mukmin.

Ia diperbolehkan memberi nafkah sesuai dengan kemampuannya. Oleh karena itu, seorang istri harus pandai-pandai bersyukur atas nafkah lahir yang mereka terima.

4. Kasih Sayang

Hak lain yang berhak didapat oleh seorang istri adalah kasih sayang dari suaminya. Kasih sayang ini bisa diungkapkan dengan berbagai cara, tidak hanya melalui romantisme saja. Namun, perasaan ini bisa diperoleh dalam bentuk perlakuan baik, senda gurau, dan perhatian.

5. Rasa Aman

Para istri juga berhak mendapatkan rasa aman. Wanita sejatinya adalah makhluk yang lemah. Oleh karena itu, mereka perlu perlindungan dari suami mereka untuk merasa aman. Dengan adanya rasa aman ini, mereka dapat lebih nyaman melakukan perannya sebagai istri dan ibu.

Kewajiban dan Hak Suami Dalam Islam

Kewajiban suami dan istri dalam Islam harus dilakukan secara seimbang. Hal ini karena apa yang menjadi kewajiban suami merupakan hak istri dan apa yang menjadi kewajiban istri dalam Islam merupakan hak suami. Berikut ini kewajiban dan hak suami dalam agama Islam.

1.      Kewajiban Suami

Suami sebagai pemimpin keluarga memiliki kewajiban yang cukup berat terhadap istri mereka. Apa saja kewajiban seorang suami dalam agama Islam?

  • Memberi Mahar

Seorang laku-laki muslim berkewajiban untuk memberikan mahar bagi wanita yang dinikahinya. Harta yang diberikan sebagai mahar ini biasanya bersifat tunai.

Namun, Islam juga mengizinkan seorang laki-laki untuk memberikannya secara cicil dengan syarat terdapat kesepakatan antara suami dan istri. Sementara itu, harta yang tidak boleh diberikan sebagai mahar adalah harta pinjaman.

  • Menggauli Istri Dengan Cara yang Baik

Akad nikah telah menghalalkan hubungan suami istri antara laki-laki dan perempuan. Oleh karena itu, seorang laki-laki diperbolehkan menggauli istrinya untuk memenuhi kebutuhan biologisnya.

Namun, Islam memerintahkan laki-laki untuk menggauli istrinya dengan cara yang baik. Selain itu, seorang suami wajib memperlakukan istrinya dengan lembut dan penuh kasih sayang, contohnya berkomunikasi dengan baik, bermuka manis, dan perhatian.

  • Memberikan Sandang, Pangan, dan Papan

Kewajiban lain yang harus dilakukan seorang suami adalah memberi sandang, pangan, dan papan tempat tinggal untuk istri dan anak. Dalam memberikan nafkah lahir ini, Islam menganjurkan untuk memberikan sepatutnya, tidak berlebihan dan tidak terlalu sedikit.

  • Mengurus Rumah Tangga

Di Indonesia, banyak suami menganggap bahwa pengurusan rumah tangga adalah kewajiban istri. Namun, kewajiban istri dalam Islam tidak termasuk mengurus rumah tangga, seperti mencuci, memasak, dan membersihkan rumah.

Sebagian besar ulama sepakat bahwa kepengurusan rumah adalah kewajiban suami. Namun, jika istri ingin membantu mengurus rumah tangga, maka hal tersebut akan bernilai pahala untuknya.

  • Mendidik Istri

Seorang suami memiliki kewajiban untuk mendidik istrinya agar jauh dari dosa. Oleh karena itu, seorang suami harus memiliki pemahaman agama yang baik agar bisa melaksanakan kewajiban tersebut.

Baca Juga :

  • Menjaga Istri

Selain harus mampu mendidik istrinya, seorang suami juga harus bisa menjaga istri mereka. Penjagaan ini dilakukan agar kehormatan, harga diri, dan kemuliaan istri terjaga. Di samping itu, suami juga harus menjauhkan istri dari perkataan yang tidak baik.

2. Hak Suami

Sebagai imbalan karena telah bekerja keras melakukan kewajibannya sebagai suami, laki-laki muslim berhak memperoleh hak dari istri mereka. Berikut ini beberapa hak suami dalam islam.

  • Berhak Ditaati Oleh Istrinya: Seorang suami berhak ditaati oleh istrinya. Ketika istri taat kepadanya, seorang suami akan merasa lebih dihormati dan dihargai. Sehingga, kepercayaan dirinya sebagai pemimpin keluarga semakin kuat.
  • Berhak Dipenuhi Kebutuhan Biologisnya: Hak lain yang diperoleh seorang suami dari istrinya adalah dipenuhi kebutuhan biologisnya. Oleh karena itu, seorang istri tidak dianjurkan untuk menolak permintaan senggama dari suaminya.
  • Berhak Mendapat Pelayanan yang Menyenangkan dari Istrinya: Selain itu, suami berhak mendapat pelayanan yang menyenangkan dari istrinya. Sebagai makhluk visual, laki-laki ingin melihat istrinya terlihat menarik dengan cara menghias diri.
  • Berhak Melarang Istrinya Keluar Rumah: Untuk menjaga kehormatan dirinya dan istrinya, seorang suami diperbolehkan melarang istrinya keluar rumah. Ia juga boleh melarangnya untuk menerima tamu laki-laki yang bukan muhrim selama ia tidak ada di rumah.
  • Berhak Mendapat Perlakuan yang Baik dari Istri: Suami juga berhak mendapat perlakuan yang baik dari istrinya. Ia berhak mendapatkannya karena ia juga memiliki kewajiban untuk memperlakukan istrinya dengan baik.

Pengetahuan tentang hak dan kewajiban istri dalam Islam dapat membantu seorang istri menjalani perannya dengan lebih baik. Namun, kelanggengan dan kebahagiaan pernikahan tidak dapat tercipta jika hak dan kewajiban suami serta istri tidak dilaksanakan secara seimbang.

Wujudkan Impianmu : Beasiswa 100% dari LKP Mandiri Entrepreneur Center!

Segera daftarkan dirimu dan ikuti jejak para pengusaha sukses yang telah kami latih. Bersama, kita akan membangun generasi penerus yang siap menghadapi tantangan dunia bisnis global.

Jangan tunda lagi! Jadilah bagian dari perubahan. Daftar sekarang di LKP Mandiri Entrepreneur Center dan mulailah perjalanan menuju kesuksesanmu. DAFTAR SEKARANG

Bagikan:

Tags

Keislaman

Related Post