Pernahkah kamu mendengar tentang jurusan desain produk? Jurusan ini diadakan untuk mengajarkan mahasiswa bagaimana cara merancang produk dengan mempertimbangkan fungsi dan estetika. Produk yang dimaksud mencakup barang-barang di sekitarmu, mulai dari furnitur hingga mainan anak.
Bidang studi desain produk ini fokus pada keterampilan-keterampilan kreatif, seperti membuat model 3D menggunakan komputer, menggambar, dan pemanfaatan software desain. Apakah kamu tertarik bergabung dengan jurusan ini? Berikut informasi terkait tentang keunggulan dan prospek kerjanya!
Alasan Memilih Jurusan Desain Produk
Apakah kamu baru saja lulus SMA dan berencana untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi? Bingung memilih jurusan yang tepat untukmu? Takut kamu akan salah pilih jurusan dan kesulitan menyesuaikan diri setelah diterima di kampus pilihanmu?
Banyaknya alternatif jurusan saat ini sering kali membuat pelajar kebingungan dalam menentukan pilihan. Sebagian jurusan bahkan terdengar asing di kalangan pelajar. Jika sudah seperti ini, maka dibutuhkan ketelitian dalam mencari informasi tentang jurusan-jurusan yang ada di perguruan tinggi.
Baca Juga : Apa Itu Jurusan Desain Grafis, Peluang Karir, dan Seleksinya?
Buat kamu yang merasa berjiwa kreatif dan tertarik dengan dunia desain, cobalah untuk mendaftar ke program studi desain produk. Berikut beberapa alasan yang dapat dipertimbangkan terkait kenapa harus memilih jurusan ini, yaitu:
1. Mendukung Bakat Seni
Apakah kamu merasa punya bakat yang bagus di bidang seni? Suka mendesain sesuatu dan ingin mengembangkan bakatmu menjadi keahlian yang lebih mumpuni? Jurusan desain produk tampaknya akan cocok untukmu.
Pembelajaran di jurusan ini dekat dengan kesenian, jadi lebih cocok bagi orang-orang yang punya jiwa kreatif dan mau berinovasi. Kamu akan diajari cara mendesain suatu produk untuk meningkatkan nilai jualnya.
Memangnya, apa saja pengetahuan dan keahlian yang akan dipelajari pada jurusan ini? Berikut beberapa keahlian yang dapat kamu kembangkan:
- Menggambar teknis
- Memahami gambar 3D dan 2D
- Mampu menganalisis dengan baik
- Mengasah kecakapan dalam berkomunikasi, baik visual, verbal, maupun tekstual
- Meningkatkan kemampuan untuk berorientasi pada detail
- Mampu melakukan inovasi.
2. Membantumu untuk Mendesain Produk Sendiri
Tertarik memulai bisnismu sendiri? Punya impian untuk menjadi pebisnis dan meluncurkan produk milikmu? Belajar di jurusan desain produk akan menjadi jalan yang tepat dalam mewujudkan impian kamu.
Saat kuliah kamu akan banyak melakukan praktek dalam merancang berbagai macam produk. Kamu akan dibina untuk menghasilkan produk original sesuai dengan ide-idemu sendiri. Pembinaan selama kulian ini pastinya akan sangat bermanfaat setelah masuk ke dunia kerja.
Kamu bisa mencoba mulai berbisnis sejak masih kuliah. Namun bila belum memiliki modal, kamu dapat bekerja terlebih dahulu dan mengumpulkan modal untuk membangun bisnismu.
Memiliki kemampuan mendesain produk akan memudahkanmu dalam mewujudkan ide-ide bisnis. Kamu tidak perlu lagi bingung dalam membuat desain sebab telah memiliki keahlian yang relevan.
3. Prospek Kerja yang Luas
Tidak bisa dimungkiri bahwa sekarang ini jurusan kuliah dipilih berdasarkan prospek kerjanya. Orang-orang akan berpikir seribu kali untuk mendaftar ke jurusan tertentu bila tidak punya gambaran yang jelas tentang prospek kerjanya.
Memangnya, bagaimana prospek kerja jurusan desain produk? Jangan khawatir, jurusan ini punya prospek kerja yang luas. Kamu bisa bekerja di perusahaan, memulai bisnis independen, atau menawarkan jasa desain kepada orang lain.
Jangan takut akan menganggur bila kamu lulus dari program studi desain produk. Selama jiwa kreativitasmu tidak padam dan ada keinginan besar untuk bekerja, maka kamu selalu bisa menemukan pekerjaan yang sesuai.
Tentunya tidak ada jaminan bahwa bekerja di bidang desain produk akan memberimu penghasilan yang tinggi. Namun setidaknya, pekerjaan di bidang ini cakupannya amat luas sehingga kamu punya banyak kesempatan untuk mengembangkan karier.
Pilihan Kampus untuk Kuliah Jurusan Desain Produk
Sudah yakin akan melanjutkan pendidikan ke program studi desain produk, tapi masih bingung harus mendaftar ke kampus mana? Jangan khawatir, berikut ini rekomendasi beberapa kampus dengan program studi desain produk yang kualitas pembelajarannya bermutu, yaitu:
Baca Juga : Tips Belajar Desain Grafis Pemula Hingga Dijamin Expert!
1. Institut Teknologi Sepuluh November
Siapa yang tidak kenal dengan Institut Teknologi Sepuluh November? Dikenal dengan nama ITS, kampus negeri ini termasuk yang bergengsi di Indonesia. Terletak di Jawa Timur, banyak orang berlomba-lomba untuj bisa berkuliah di ITS.
Bagi kamu yang berencana melanjutkan kuliah ke program studi desain produk, maka ITS bisa jadi alternatif menarik. Lingkungan kampusnya kompetitif untuk membuatmu semakin rajin belajar. Akreditasi prodi desain produk di sini adalah A sehingga jaminan mutu alumninya tidak perlu diragukan.
2. Institut Teknologi Bandung
ITB memang terkenal dengan fakultas tekniknya yang kompeten. Namun, jangan dikira kalau kampus ini cuma punya jurusan-jurusan teknik yang bagus. Mereka juga punya jurusan desain yang mumpuni.
Akreditas jurusan desain produk ITB adalah Unggul. Alumni-alumninya banyak yang terserap di dunia kerja. Menjadi mahasiswa ITB memberikan keistimewaan lewat nama besar yang disandang oleh universitas negeri bergengsi ini.
3. Telkom University
Lebih tertarik masuk ke perguruan tinggi swasta atau mungkin ditolak oleh perguruan tinggi negeri? Punya keinginan besar untuk melanjutkan kuliah di program studi desain produk? Jangan risau, Telkom University bisa jadi pilihan kamu berikutnya.
Telkom University punya program desain produk yang telah memiliki akreditasi A. Serapan lulusannya di dunia kerja tidak perlu kamu ragukan. Cobalah kuliah di sini dan bangun relasi sebanyak-banyaknya demi mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Kamu bisa membuka website resmi Telkom University untuk tahu informasi paling up-to-date tentang program keilmuan desain. Pastikan mempersiapkan diri dengan baik karena masuk ke kampus swasta ini juga tidak bisa dibilang mudah.
4. Universitas Bina Nusantara
Universitas Bina Nusantara atau Binus dikenal sebagai kampusnya orang kaya. Namun, kenyataannya siapa pun punya kesempatan untuk melanjutkan kuliah di sini, termasuk di program studi desain produknya.
Binus punya program studi bernama Rekayasa Desain Produk (PDE), yang mana lulusannya telah dibekali skill desain mumpuni dan jiwa kreatif tinggi. Pengembangan program ini diprioritaskan untuk menghasilkan tenaga kerja bermutu di bidang desain yang berkelanjutan.
Beberapa jenis pekerjaan yang dijalani oleh alumni Binus, antara lain desainer interior maskapai, desainer pencahayaan, peneliti, pengusaha, desainer transportasi, dan masih banyak lagi. Kalau kamu ingin bergabung dalam ikatan alumni jurusan desain yang kuat, maka belajarlah di kampus ini.
5. Institut Kesenian Jakarta
Institut Kesenian Jakarta (IKJ) punya program studi desain produk yang juga memiliki akreditasi A. Kampus yang berfokus pada kesenian ini terkenal dengan lulusan unggul dan bermutu. IKJ melahirkan banyak seniman dan desainer yang terserap di dunia kerja.
Bagi kamu yang tinggal di Jakarta dan tidak ingin merantau ke kota lain, kuliah desain produk di IKJ adalah solusinya. Kampusnya nyaman, pengajar-pengajarnya kompeten di bidangnya, dan alumninya menghasilkan karya-karya yang bermakna di dunia desain.
Prospek Kerja
Setelah menamatkan kuliah desain produk, kira-kira di mana kamu harus bekerja? Dunia desain bersifat dinamis dengan lapangan kerja yang terbuka luas. Orang-orang dengan jiwa kreatif tidak akan pernah kehilangan pekerjaan selama terus mempertahankan kreativitasnya.
Memangnya, apa saja jenis pekerjaan bagi alumni jurusan desain produk? Berikut beberapa pilihan pekerjaan yang dapat kamu coba:
1. Dosen
Kamu dapat mengajar mata kuliah desain produk dengan melanjutkan minimal S2 di bidang ini. Dosen adalah pekerjaan yang cukup menjanjikan selama kamu berkuliah di kampus prestisius. Relasi untuk menjadi dosen bisa dibangun sedari masa perkuliahan, misalnya dengan memperbanyak penelitian.
Tugas dosen tentunya bukan hanya mengajar, melainkan membimbing mahasiswa, melakukan pengabdian di masyarakat, dan melaksanakan riset yang relevan. Sebagai contoh, kamu bisa banget membantu mahasiswa mengembangkan produk-produk desain atau meneliti di bidang ini.
2. Manajer Produk
Tahukah kamu apa itu manajer produk? Mereka adalah orang yang bertanggung jawab dalam proses pengembangan produk hingga diluncurkan ke pasar. Kamu akan berkoordinasi dengan tim pemasaran, penjualan, dan tim desain bila bekerja sebagai manajer produk.
Manajer produk ini dibutuhkan oleh hampir semua perusahaan. Peluang kerjanya sungguh luas sehingga jangan sampai kamu sia-siakan. Keterampilan yang diperlukan supaya bisa jadi manajer produk, yakni kecakapan dalam berkomunikasi dan memahami kondisi pasar.
Menjadi manajer produk artinya mengaplikasikan ilmu yang kamu punya selama kuliah di dunia kerja secara langsung. Kamu akan dituntut untuk mengelola proyek-proyek dari perusahaan dan memastikan proyek tersebut berhasil diluncurkan dengan baik ke publik.
3. Desainer Mainan
Jangan dikira mainan untuk anak-anak dibuat begitu saja tanpa adanya perencanaan yang matang. Mainan anak pada dasarnya memang diciptakan sebagai hiburan, tetapi bukan berarti tidak mengandung nilai edukasi.
Saat mendesain mainan anak, kamu harus mempertimbangkan keamanan dan daya tariknya. Tidak mudah untuk menjadi desainer mainan karena dibutuhkan kreativitas tinggi, pemahaman tentang psikolog anak, dan keterampilan teknis yang sesuai.
Baca Juga : Desain Produk : Pahami Pengertian, Fungsi, dan Tahapan Desain
Desainer mainan dituntut untuk mampu memahami kondisi pasar melalui riset secara langsung, menetapkan material yang tepat dalam pembuatan mainan, dan pembuatan prototipe. Pekerjaan ini bisa jadi menyenangkan bila kamu punya ketertarikan khusus pada dunia anak.
4. Desainer Interior
Interior juga termasuk produk tertentu, bukan? Kamu bisa banget menjadi desainer interior dengan menempuh kuliah desain produk. Seperti namanya, pekerjaan ini mengharuskan kamu untuk menentukan elemen interior guna menambah nilai estetika suatu ruangan.
Tentunya desainer interior bukan hanya mengurusi perkara estetika, melainkan mempertimbangkan fungsi juga. Tugas desainer interior mencakup pemilihan warna, furniture, dekorasi, dan segala hal terkait penataan dalam ruangan.
Perusahaan yang mempekerjakan jasa desainer interior, antara lain firma arsitektur, perusahaan penyedia jasa desain interior, dan bisnis perhotelan. Masyarakat senantiasa membutuhkan jasa desainer interior untuk menata rumah atau bangunan impian mereka, jadi pekerjaan ini tidak akan lenyap.
5. User Researcher
User researcher atau peneliti pengguna juga semakin dibutuhkan oleh perusahaan. Mereka bertugas untuk mencari tahu preferensi pengguna melalui penelitian yang mendalam. Kegiatan penelitian ini mencakup survei, wawancara langsung dengan sampel pengguna, dan menguji produk yang telah dirilis.
Dibutuhkan kecakapan analisis untuk menjadi seorang user researcher. Kamu juga harus paham bagaimana meneliti preferensi pengguna dengan tepat. Satu keahlian yang tidak kalah penting, yakni mampu berkomunikasi secara efektif.
Kesimpulan
Jurusan desain produk memberikan peluang pekerjaan yang sangat luas. Kamu bisa bekerja di perusahaan, memulai bisnismu sendiri, atau menjadi pekerja lepas yang lebih bebas. Jangan ragu untuk berkuliah di jurusan ini dan bangunlah portofolio terbaik selama menempuh pendidikan!
Wujudkan Impianmu : Beasiswa 100% dari LKP Mandiri Entrepreneur Center!
Segera daftarkan dirimu dan ikuti jejak para pengusaha sukses yang telah kami latih. Bersama, kita akan membangun generasi penerus yang siap menghadapi tantangan dunia bisnis global.
Jangan tunda lagi! Jadilah bagian dari perubahan. Daftar sekarang di LKP Mandiri Entrepreneur Center dan mulailah perjalanan menuju kesuksesanmu. DAFTAR SEKARANG