Kunjungan Asar Humanity & Ummah Charity ke MEC Jakarta

Foto bersama tim Yatim Mandiri Jakarta, Asar Humanity, dan Ummah Charity Prancis di depan logo Yatim Mandiri (YM) di kampus MEC Jakarta, setelah kunjungan diskusi kolaborasi.
Kelima perwakilan dari Yatim Mandiri/MEC Jakarta, Asar Humanity, dan Ummah Charity berpose bersama dengan pose acungan jempol, menandai keberhasilan kunjungan awal penjajakan kolaborasi internasional.

Jakarta, MEC.or.id — Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Jakarta menerima kunjungan penting. Tim Asar Humanity dan Ummah Charity asal Prancis berkunjung pada Jumat (18/9/2026).

Melalui acara ini, kunjungan Asar Humanity MEC Jakarta menjadi ajang mengenalkan program pendidikan vokasi. Selain itu, kegiatan ini juga memperluas silaturahmi dengan lembaga internasional.

Kedua pihak saling bertukar pandangan tentang program pemberdayaan. Oleh karena itu, pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk membuka peluang kerja sama di masa depan.

Mengenal Pembinaan Vokasi di MEC Jakarta

Saat berkunjung, para tamu melihat langsung proses belajar peserta didik. Mereka meninjau kegiatan di area kampus maupun asrama.

Sebagai informasi, MEC merupakan program pendidikan milik Yatim Mandiri. Program ini sudah berjalan sejak tahun 2008.

Presentasi program kemandirian MEC Jakarta menggunakan layar TV kepada perwakilan Asar Humanity dan Ummah Charity Prancis, sebagai bagian dari kunjungan penjajakan kemitraan.
Pihak MEC Jakarta menyajikan presentasi tentang model pembinaan kewirausahaan kepada perwakilan Asar Humanity dan Ummah Charity selama kunjungan mereka ke Jakarta.

Di sini, peserta didik mendapatkan beberapa pembekalan utama:

  • Keterampilan Profesional: Belajar keahlian teknis yang siap pakai.

  • Kewirausahaan: Praktik langsung membuat usaha dan mengelola target finansial.

  • Karakter dan Asrama: Melatih kedisiplinan, kemandirian, serta kerja sama tim.

Sistem asrama membantu siswa mengelola kegiatan harian secara mandiri. Akibatnya, mereka menjadi lebih siap saat masuk ke dunia kerja atau merintis usaha.

Membangun Sinergi Pemberdayaan Global

Kepala Cabang Yatim Mandiri Jakarta, Pak Deni, turut hadir dalam acara ini. Ia menyambut hangat kedatangan para tamu.

“Bagi kami, kunjungan tim Asar Humanity dan Ummah Charity dari Prancis bukan sekadar momentum untuk memperkenalkan program Mandiri Entrepreneur Center, tetapi juga menjadi ruang untuk memperluas silaturahmi dan membuka peluang kolaborasi dalam menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas,” ujar Pak Deni.

Selama ini, Yatim Mandiri fokus pada bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan kemanusiaan. Oleh sebab itu, kerja sama lintas negara sangat penting untuk memperluas manfaat program.

Diskusi serius antara kepala cabang Yatim Mandiri Jakarta dengan delegasi Asar Humanity dan Ummah Charity di ruang rapat MEC Jakarta, membahas peluang kolaborasi pemberdayaan yatim.
Kepala Cabang Yatim Mandiri Jakarta, Pak Deni (kanan), saat berdiskusi mengenai program pendidikan vokasi dengan tim Asar Humanity dan Ummah Charity Prancis di kampus MEC Jakarta.

Langkah Awal Mendorong Kemandirian Yatim dan Dhuafa

Meskipun belum ada kesepakatan resmi, pertemuan ini menjadi langkah awal yang positif. Komunikasi antarlembaga kini sudah terbangun dengan baik.

Pak Deni berharap hubungan baik ini terus berlanjut. Sebab, kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan dampak nyata bagi para penerima manfaat.

“Saya berharap pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan antara Yatim Mandiri, Asar Humanity, dan Ummah Charity, sehingga ikhtiar memandirikan anak-anak yatim dan dhuafa dapat berkembang lebih luas, termasuk melalui jejaring lintas negara,” pangkasnya.

Bagikan:

Tags

Related Post