Penutupan Magang Peserta Didik LK MEC di Masjid Al-Muhajirin

Foto bersama peserta magang LK MEC, perwakilan lembaga, dan pengurus Masjid Al-Muhajirin saat penyerahan cinderamata dan sertifikat penutupan program magang di dalam area masjid.
Penyerahan cinderamata dan sertifikat kepada peserta magang LK Mandiri Entrepreneur Center (MEC) dalam acara penutupan program magang di Masjid Al‑Muhajirin Taman Pondok Jati.

Surabaya, MEC.or.id – Program magang peserta didik LK Mandiri Entrepreneur Center (MEC) di Masjid Al-Muhajirin Taman Pondok Jati, Sidoarjo, resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga bulan. Kegiatan ini menandai berakhirnya masa pengkaryaan salah satu peserta didik MEC, Syabiq Ikhlasul Amal, yang selama ini menjalani praktik kerja di lingkungan masjid.

Program Magang Tiga Bulan Berakhir dengan Penutupan Sederhana

Acara penutupan dilaksanakan secara sederhana di area masjid dan dihadiri oleh Pak Bambang selaku Ketua Takmir Masjid Al-Muhajirin yang juga menjadi pembimbing peserta magang selama program berlangsung.

Turut hadir pula perwakilan LK MEC Surabaya, yaitu Afiq Budianto dan Choirul Anam, yang menyaksikan secara langsung proses penutupan kegiatan magang tersebut.

Pengalaman Belajar Langsung Melalui Kegiatan Operasional Masjid

Selama menjalani masa magang, Haikal—sapaan akrab Syabiq Ikhlasul Amal—terlibat dalam berbagai aktivitas operasional di lingkungan masjid.

Beberapa kegiatan yang dijalani di antaranya membantu pengelolaan kegiatan keagamaan, mendukung pelayanan kepada jamaah, serta turut berpartisipasi dalam kegiatan administratif yang menunjang operasional harian masjid.

Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis praktik yang diterapkan oleh LK Mandiri Entrepreneur Center (MEC) bagi para peserta didiknya.

Apresiasi dari Ketua Takmir Masjid

Ketua Takmir Masjid Al-Muhajirin, Pak Bambang, menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan oleh peserta magang selama berada di lingkungan masjid.

Menurutnya, kehadiran peserta didik dari MEC turut membantu berbagai aktivitas pelayanan kepada jamaah.

Foto bersama peserta magang LK MEC, pengurus masjid, dan perwakilan lembaga saat penyerahan sertifikat dan cinderamata dalam penutupan program magang di dalam masjid.
Momen foto bersama pada penutupan program magang peserta didik LK Mandiri Entrepreneur Center (MEC) bersama pengurus Masjid Al-Muhajirin Taman Pondok Jati setelah penyerahan sertifikat dan cinderamata.

“Selama menjalani magang di sini, Haikal cukup aktif membantu berbagai kegiatan masjid, baik dalam persiapan kegiatan keagamaan maupun pelayanan kepada jamaah. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi pengembangan dirinya ke depan,” ujarnya.

Magang Menjadi Bagian Penting Pembelajaran di MEC

Sementara itu, perwakilan MEC Surabaya, Afiq Budianto, menyampaikan bahwa program magang merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pendidikan di MEC.

Menurutnya, melalui program ini peserta didik dapat belajar secara langsung di lingkungan kerja nyata sehingga mampu memahami berbagai aspek profesionalitas kerja.

“Program pengkaryaan atau magang menjadi bagian penting dalam pembelajaran di MEC. Peserta didik tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga berlatih mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja,” jelas Afiq.

Komitmen MEC Memperluas Jaringan Mitra Magang

MEC Surabaya terus berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga dan institusi agar peserta didik memiliki kesempatan memperoleh pengalaman praktik yang relevan dengan bidang yang dipelajari.

Dengan berakhirnya masa magang ini, pengalaman yang diperoleh peserta didik diharapkan dapat menjadi bekal dalam mengembangkan keterampilan serta meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja.

Ke depan, LK Mandiri Entrepreneur Center (MEC) juga berkomitmen untuk terus memperluas jaringan mitra pengkaryaan sehingga semakin banyak peserta didik yang dapat mengikuti program magang di berbagai sektor, termasuk lembaga sosial dan keagamaan di masyarakat.

Bagikan:

Tags

Related Post