MEC Perluas Sosialisasi PPDB ke Guru BK di 4 Kota Jawa Timur

Surabaya, MEC.or.id Lembaga Kursus Mandiri Entrepreneur Center (LK MEC) terus memperluas jangkauan sosialisasi Program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan menyapa langsung pelajar dan pendidik di sejumlah wilayah Jawa Timur. Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan di beberapa daerah, di antaranya Nganjuk, Kediri, Tulungagung, dan Blitar, dengan sasaran siswa SMA/SMK/MA serta Guru Bimbingan dan Konseling (BK).

Kegiatan sosialisasi kepada siswa diawali di SMKN 1 Kertosono, Kabupaten Nganjuk, yang diikuti sekitar 40 siswa kelas akhir. Dalam kesempatan tersebut, tim MEC menyampaikan informasi mengenai program pendidikan dan pelatihan vokasi satu tahun yang berorientasi pada penguatan keterampilan praktis. Materi yang disampaikan meliputi pilihan program keahlian, sistem pembelajaran berbasis praktik, program magang industri, hingga gambaran peluang kerja dan wirausaha setelah lulus.

Antusiasme siswa terlihat dari sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan diajukan terkait mekanisme pendaftaran, proses pembelajaran, hingga pengalaman alumni. Kegiatan serupa juga dilaksanakan di sejumlah sekolah lain di wilayah Nganjuk, Kediri, dan sekitarnya, sebagai upaya memperluas akses informasi pendidikan vokasi bagi pelajar kelas akhir.

Selain menyasar siswa, MEC juga menggelar sosialisasi khusus kepada Guru BK di beberapa sekolah dan madrasah, antara lain di Tulungagung dan Blitar. Guru BK dinilai memiliki peran strategis dalam memberikan pendampingan dan referensi pendidikan lanjutan bagi siswa setelah lulus. Melalui pertemuan ini, MEC menyampaikan gambaran utuh mengenai konsep pendidikan vokasi yang dijalankan, termasuk penguatan karakter, pembinaan kedisiplinan, serta program magang sebagai bagian dari pembelajaran.

Afiq, dari Tim MEC, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang berkelanjutan dengan sekolah. “Kami ingin memastikan informasi yang diterima siswa dan Guru BK utuh dan objektif. Pendidikan vokasi menjadi salah satu alternatif bagi lulusan SMA/SMK yang ingin segera memiliki keterampilan dan kesiapan kerja,” ujarnya.

Dalam rangkaian sosialisasi tersebut, MEC juga menyampaikan informasi mengenai program beasiswa penuh bagi yatim-dhuafa. Program ini dijalankan melalui sinergi bersama Yatim Mandiri di masing-masing daerah. Kehadiran perwakilan Yatim Mandiri dalam kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi dalam mendukung akses pendidikan keterampilan bagi generasi muda yang membutuhkan.

Alwi, Staf Program Yatim Mandiri Tulungagung menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi siswa untuk mendapatkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. “Kami mendukung upaya lembaga pendidikan yang fokus pada pemberdayaan dan kemandirian peserta didik,” ujarnya.

Melalui rangkaian sosialisasi PPDB ini, MEC berharap semakin banyak pelajar dan pihak sekolah yang mengenal pendidikan vokasi sebagai jalur pendidikan lanjutan yang aplikatif. Ke depan, MEC berkomitmen untuk terus menjalin kemitraan dengan sekolah dan lembaga terkait guna memperluas akses informasi dan kesempatan belajar bagi generasi muda.

Bagikan:

Tags

Related Post